Minggu, 23 Juni 2013

Bikers Gak Harus Touring, Lihat Niech..




Komunitas Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) bekerjasama dengan Komunitas Peduli Ciliwung terjun langsung ke sungai Ciliwung Condet, Jakarta Timur, untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah belum lama ini. Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi.

Kegiatan peduli lingkungan mendapat dukungan penuh dari main dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS).

Hadir dalam acara ini, Putri Pariwisata Sumatra Selatan 2012 Maya Susanti, Camat Kramat Jati Ucok Bangsawan, dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Jakarta Prof. Paulus. Acara dibuka dengan edukasi lingkungan dari Putri Pariwisata dengan menjelaskan pentingnya kelestarian lingkungan bagi kehidupan bersama.





Setelah mendapat edukasi lingkungan, 50 peserta yang terdiri dari 30 orang anggota AHJ dan 20 anggota Komunitas Peduli Ciliwung melakukan bersih-bersih sungai Ciliwung. Para peserta terjun langsung membersihkan sampah di sungai Ciliwung. Dengan menyusuri sepanjang satu kilometer menggunakan perahu karet, peserta mengambil sampah dengan karung yang telah disediakan.

Selain melakukan pembersihan sampah sungai Ciliwung, anggota AHJ juga turut melakukan penanaman pohon di bantaran sungai tersebut.

“Kami menyediakan 100 bibit pohon untuk ditanam di sepanjang bantaran sungai Ciliwung. Kegiatan pertama kali ini diharapkan dapat menggugah komunitas sepeda motor Honda agar lebih peduli lingkungan khususnya kebersihan sungai di Jakarta,” ujar Fuad Hasan, Ketua Presdium AHJ.

Sementara itu, Corporate Communication Head WMS, Wiyarto Mulyono menambahkan. Agenda peduli lingkungan ini akan lebih dikembangkan bagi komunitas sepeda motor Honda di wilayah Jakarta-Tangerang. Ia berharap tidak hanya fokus pada kebersihan sungai di Jakarta yang kini makin memprihatinkan, namun juga pada bidang lingkungan lainnya.


Sumber : otosia.com

Senin, 10 Juni 2013

Etika Bikers





Etika dalam berkendara bertujuan untuk menghormati, menghargai serta menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berkendara. Sebagaimana dilansir dalam situs TMC Polda Metro Jaya, bahwa disiplin dalam berlalu lintas bukan hanya tugas polisi semata, namun harus juga dilaksanakan oleh semua pengendara dan pengguna jalan agar selamat sampai tujuan. Berikut ini disajikan beberapa etika berkendara untuk Anda semua.

  • Pastikan kondisi fisik dan jiwa yang sehat, lakukan latihan pemanasan sebelum berangkat ke tujuan.
  • Perlu dipastikan bahwa sepeda motor yang akan digunakan benar-benar siap digunakan untuk berkendara, mulai dari kondisi mesin kendaraan, ban, rem, kopling, oli, handle gas, lampu depan, lampu rem, sign, rantai, busi, bahan bakar serta kelengkapan surat-surat (SIM dan STNK).
  • Jangan lupa menggunakan helm full face atau helm standar (SNI) baik bagi pengemudi maupun pembonceng.
  • Gunakan juga kacamata dengan UV (Ultra Violet) protection di siang hari agar tidak silau dan pandangan mata lebih jelas.
  • Pengendara sepeda motor harus mempersiapkan jaket, sepatu, body protector, sarung tangan, kacamata dan jas hujan untuk berjaga-jaga apabila terjadi perubahan cuaca selama berkendara.
  • Bagi pembonceng wanita, sebaiknya tidak duduk menyamping melainkan menghadap ke depan.
  • Bagi para penyeberang, pastikan lalu lintas aman, barulah menyeberang.
  • Untuk perjalanan di kota, kecepatan tidak boleh lebih dari 60 km/jam, jangan berjalan dengan zig-zag, apalagi jika memboncengkan balita atau orang tua.
  • Jangan membawa muatan yang melebihi ketentuan (lebih dari 2 orang).
  • Jangan mengangkat telepon saat berkendara. Menepilah dan berhenti saat mengangkat telepon genggam.
  • Patuhilah rambu-rambu lalu lintas sepanjang rute perjalanan dan etika berlalu lintas.
  • Nyalakan lampu utama pada siang hari dan gunakan lajur jalan paling kiri.
  • Berdoa sebelum Anda berangkat, serta konsentrasi penuh saat berkendara


Sumber : landscappist.com