Jumat, 23 Agustus 2013

Mario Menjelajah 7 Negara






Petualangan menjelajah 7 negara di Asia Tenggara yang dilakukan Mario Iroth mengundang decak kagum bikers mancanegara. Mario telah sukses mengarungi lika-liku perjalanan di situasi dan medan jalan berbeda di sejumlah negara Asia.

Tidak cuma menikmati perjalanan bersama roda dua, Mario juga membawa pesan kedamaian sekaligus memperkenalkan Indonesia di luar negeri. Banyak suka dan duka yang ia alami selama membesut sepeda motor melintasi dari satu negara ke negara lain.

Mario Iroth adalah seorang Backpacker yang pernah berpetualang sejak tahun 2010-2012 di Asia Tenggara. Di Kamboja dia pernah bergabung bersama New Hope Cambodia (Non Government Organization) dan Cambodian Children’s Trust.  LSM ini merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang sosial.

Mario bertutur, melihat sisi kehidupan di desa Mendul 3 provinsi Siem Reap dan Battambang, bagian selatan Kamboja sangatlah mengejutkan. Di sini Mario menyaksikan banyaknya keluarga miskin dan anak-anak terlantar akibat dari persoalan ekonomi dan dampak dari konflik perang. Melihat hal demikian Mario Iroth memiliki nazar untuk kembali ke daerah ini dengan membawa bantuan amal dengan mengendarai sepeda motor.

Selang setahun kemudian, pemuda 26 tahun ini mewujudkan cita-citanya. Ide perjalanan dirancang kurang lebih satu tahun. Perjalanan dikemas dalam sebuah kisah perjalanan ‘Wheel Story’, melintasi 7 negara, 17.000 km, dan 2 aksi amal. Ke-7 negara yang dilalui oleh Wheel Story meliputi Indonesia, Singapora, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Laos.

Dua Charity Partners diberikan kepada New Hope Cambodia (NHC). Yayasan tersebut fokus pada pendidikan gratis dan perbaikan gizi anak-anak. Sedangkan partner kedua adalah Cambodia Children Trust (CCT) LSM dari wilayah Battambang Kamboja. Fokus utamanya adalah memutus tali kemiskinan, dengan membuat proyek-proyek inovatif  dan kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat miskin setempat.

Menggunakan Motor Kawasaki KLX 150 S, perjalanan ini dimulai dari Seminyak, Kuta - Bali, Minggu 3 Maret 2013. Kurang lebih 87 hari telah dilalui, dengan segudang pengalaman menarik. Total jarak tempuh telah tembus 17.542 km.

Rute awal perjalanan dimulai dari Bali menuju ke Pulau Jawa dan Sumatera, dan menyebrang ke Port Klang,Malaysia lewat Dumai, Riau. Begitu juga rute balik ke Indonesia, melalui  Port Klang,Malaysia menyebrang ke Tanjung Balai Asahan.

Tepat 25 Maret 2013, Mario Iroth dari Wheel Story telah tiba di desa Mendul 3 propinsi Siem Reap, desa ini berjarak 2 km dari Angkor Wat di wilayah Siem Reap, Kamboja. Menempuh jarak kurang lebih 6.000 km, disinilah Mario menyerahkan donasi amal dari para sponsor di Indonesia. Di hari berikutnya Mario melanjutkan perjalanan ke Charity Partner ke dua Cambodia Children’s Trust di Battambang dengan melakukan kegiatan yang sama.

Selanjutnya pada hari  ke 47-49, Mario telah berada di Wilayah Thailand dengan jarak tempuh sudah 10.867 km. Ada kisah duka dan bahagia, duka karena Mario mengalami insiden saat perjalanan dari Ayuttaya ke Phuket, menuju Phuket Bike Week 2013 di Thailand. Motornya menabrak mobil Sedan yang sedang parkir. Pengalaman ini kemudian terobati dengan kisah bahagia saat bertemu Bintang Long Way Round Charley Boorman di Phuket Bike Week 2013.

Saat baru parkir tiba-tiba ada kameramen dan secara spontan datang menghampiri saya dan mengatakan, “Anda sudah datang dari jauh dan sendirian”. Sambil berjabat tangan dan dia bilang ‘saya Charley’ – Charley Boorman bintang Long Way Round yeah,” tutur Mario.

Saya tahu persis Anda di Long Way Round,” lanjut Mario kepada Charley.  “Lalu dia melihat rute saya di panniers sambil senyum dan memegang pundak saya seolah mengingatkan petualangan sejati Long Way Round, dari semua yang datang, motor saya paling kotor dan banyak barang makanya mencuri perhatian Charley Boorman,” paparnya.

Pada adventure menjelajah 7 negara, Mario sekaligus menguji Sinnob Sprocket Gear untuk Kawasaki KLX 150 ratio 14-44T Explore pulau Jawa dan Bali dengan jarak tempuh 8.000 km. Ketika expedisi Wheel Story berlangsung, Mario kembali memakai Sprocket Gear dari Sinnob yang terpasang di motor Kawasaki KLX 150.


Sumber : Otosia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar